Sejarah Desa

Waluyo Tjokro Pradignyo 30 April 2014 17:20:39 WIB

  1. Sejarah DesaSidoharjo

 

Desa Sidoharjo secara geografis terletak di daerah pegunungan kapur,  kondisi relief berbukit-bukit dengan vegetasi tanaman jati, mahoni, dan akasia atau semak belukar, kondisi tanah mempunyai tekstur geluh lempungan sehingga air tidak mudah untuk masuk ke dalam tanah dan kondisi bukit merupakan bukit kapur dan ada sebagian bukit  yang dimanfaatkan sebagai ladang  oleh Penduduk .  Desa Sidoharjo tidak mempunyai sungai sehingga kondisi pertanian hanya tergantung pada air hujan, sehingga pada musim kemarau penduduk mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Desa Sidoharjo merupakan salah satu Desa di wilayah Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarata.  Desa Sidoharjo terdiri atas 11 (sebelas) Padukuhan  yaitu :

  1. Padukuhan Prigi
  2. Padukuhan Bintaos
  3. Padukuhan Klepu
  4. Padukuhan Jati
  5. Padukuhan Bengle I
  6. Padukuhan Bengle II
  7. Padukuhan Puleireng
  8. Padukuhan Pule Ngelo
  9. Padukuhan Pule GundesI
  10. Padukuhan Pule Gundes I
  11. Padukuhan Pule Kulon

 

Pemerintahan Desa Sidoharjo berdiri pada tahun 1900 yang pada waktu itu bernama Kalurahan Sidoharjo dengan pusat pemerintahan berada di Padukuhan Bintaos. Dalam perjalanan waktu pusat pemerintahan Kalurahan Desa Sidoharjo pernah berada di 2 (dua) tempat yaitu di Padukuhan Bintaos dan Puleireng.  

Seiring perkembangan waktu dan perubahan regulasi yang berlaku bagi desa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Desa Sidoharjo selalu mengalami perubahan.  Hal ini lebih disebabkan oleh 3 (tiga)  yaitu : 1) adanya peraturan perundangan yang mengatur desa selalu berubah yang berdampak pada program pemerintah yang masuk desa  2) pendapatan desa yang sangat minim pada waktu itu 3) kondisi ekonomi masyarakat yang belum mapan dan merata.

Kemajuan Pembangunan Desa Sidoharjo baru mulai nampak berkembang kurang lebih Tahun 1995-2004 pada waktu itu Lurang Desa/Kepala Desa dijabat oleh Y. Sugeng.  Pada waktu itu semangat kegotong-royongan masyarakat nampak semakin kental dan ditambah lagi adanya kebijakan pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan perluasan tata kota Kecamatan Tepus, sehingga berdampak pula pada kemajuan kawasan wilayah Desa Sidoharjo.

Selanjutnya pada masa kepemimpinan Kepala Desa Ramelan Suseno Tahun              2004 - 2014 program pembangunan di Desa Sidoharjo sudah mulai diratakan ke wilayah Padukuhan-Padukuhan.  Masa itu seiring berlakunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dimana pemerintah baik pusat maupun daerah memberikan kebijakan berupa program yang dikucurkan ke tingkat Desa.

Melalui kebijakan dari Pemerintah tersebut Pemerintah Desa Sidoharjo mulai mampu membangun sarana dana prasarana yang berskala besar baik berupa infrastruktur jalan umum, jalan usaha tani, pembangunan sarana air bersih termasuk pembangunan prasarana perekonomian masyarakat berupa pasar desa.

Dalam sejarahnya, Jabatan Lurah/Kepala Desa sampai dengan saat ini sudah mengalami pergantian sebanyak 7 (tujuh) kali. Yang membanggakan adalah bahwa pergantian jabatan Lurah Desa/Kepala Desa Sidoharjo dari waktu ke waktu disebabkan karena usia lanjut dan Purna tugas.   Berikut ini nama-nama 7 (tujuh) orang yang pernah/sedang memimpin Desa Sidoharjo :

1.

Ki Sosetiko

menjabat :

Tahun 1900 - 1920

2.

Kyai Sumino/ Sosentono

menjabat :

Tahun 1920 - 1948

3.

Ki Suradi Purwodisastro

menjabat :

Tahun 1948 - 1963

4

Ki Mangoen Soewardi

menjabat :

Tahun 1963 - 1995

5.

Y. Sugeng

menjabat :

Tahun 1995 - 2004

6.

Ramelan Suseno

menjabat :

Tahun 2004 - 2014

7.

Evi Nurcahyani, S,IP  

menjabat :

Tahun 2015 - Sekarang

 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung